ISLAM DAN EKSITENSI
Islam adalah agama rahmatan lil ‘alamin yang artinya
merahmati seluruh alam, rahmat berarti melindungi bisa juga mengayomi dalam
surat al-ambiya’ Allah menerangkan :
107. dan Tiadalah Kami mengutus kamu,
melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.
Kata-kata kamu diatas berarti Nabi Muhammad SAW yang mana
beliau utusan Allah SWT yang membawa
agama islam turun ke dunia.
Dalam melindungi, islam memberikan suatu syarat atau
peraturan atau juga bisa disebut undang-undang. Yang mana dari kesemua istilah
tersebut bertujuan mengatur agar kita yang ada dalam perlindungan islam bisa
hidup nyaman tentram dan bahagia dunia akhirat.
Lantas bagaimana cara islam melindunginya ? tentu saja
dengan melakukan shalat, puasa, zakat, berbuat kepada sesame, saling menolong
dan masih banyak lagi. Contoh sholat, islam menyuruh kita shalat bertujuan agar
kita itu tidak berbuat keji dan mungkar dalam surat al-ankabut ayat 45 Allah
SWT berfirman :
45. bacalah apa yang telah diwahyukan
kepadamu, Yaitu Al kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat
itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar. dan Sesungguhnya
mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat
yang lain). dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan
Pernyataan diatas telah menjelaskan bahwa bila kita ingin
terhindar dari perbuatan keji dan kemungkaran kita haruslah shalat. Bila
dianalogikan bila ingin dapat perlindungan dari islam kita diharuskan lebih
dahulu manaati peraturan yang telah dibuat islam , seperti shalat tadi bila
ingin terhindar dari perbuatan keji dan mungkar haruslah shalat dan shalat
adalah peraturan yang dibuat islam agar kita bisa terhindar dari perbuatan
tersebut.
Contoh lagi puasa, puasa atau saum yang berarti menahan.
Arti menahan disini dimaksudkan menahan haus dan lapar, hawa nafsu, dari
perbuatan yang tercela, amara dan masih banyak lagi. Tetapi dibalik arti kata
menahan tersebut terdapat faedah atau manfaat yang tersembunyi, meenurut
penelitian tahun 90-an bahwa berpuasa itu menyehatkan baik dari sisi jasmani
dan rohani.
Dari beberapa contoh diatas bisa kita tarik kesimpulan bahwa
islam benar-benar melindungi setiap insan yang memegang apa yang telah diatur
oleh islam sehingga para insan yang dilindungi oleh islam ini mendapatkan
kebahagian dunia dan kebahagian akhirat, kebahagian jasamani dan kebahagian
rohani.
Tapi hal itu sekarang malah jadi keanehan dalam masyarakat,
sejak zaman era-globalisasi yang melanda negeri ini. Banyak yang telah
melupakan islam sebagai pelindung meraka. Dan malahan orang-orang yang
berpegang dengan peraturan islam malah dianggap aneh dan sedikit demi sedikit hilang
ditelan bumi pertiwi atau bisa kita bilang hilang dari eksistensi dunia ini.
Eksistensi dunia islam seakan telah terganti dengan
kemoderanan teknologi dan gaya hidup masyarakat yang semakin tidak karuan.
Banyak orang islam tapi juga banyak orang yang menginjak-injak islam miris
sekali!!!. Hal tersebut ditandai dengan banyak masjid yang dibangun dengan
megah dan bagus tetapi sangat sedikit orang yang melakukan sholat dimasjid pada
waktu sholat tiba, kenyataan ini tidaklah seimbang dengan megahnya masjid
tetapi sedikit sekali penghuni masjid tersebut, Astagfirullah!!!.
Hal ini lah yang membuat eksistensi islam pudar dengan
sedikit demi sedikit. Dari menjaga ibadah sholat saja sudah tidak karuan
apalagi menjaga amalan yang lain yang berhubungan dengan ibadah. Jelaslah di negara
kita ini banyak terjadi kemungkaran, dikarenakan para manusianya tidak bisa
menjaga shalatnya. Allah.SWT. telah berfirman toh “shalat itu mencegah dari
perbuatan mungkar”, jadi bila kita ingin terlindung dari kemungkaran dan
ketentraman pada suatu daerah ya harus menjaga shalatnya, gampangannya gtu.
Namun pada saat ini sangatlah susah untuk menyuruh orang
sholat sebab kesibukan yang padat dan kenikmatan dunia yang makin mempesona
sehingga sholat adalah barang langkah yang harus dijaga keeksistensiannnya. Bicara
eksistensi, dunia islam sekarang lagi dilanda masa krisis yang mana pada zman
ini lebih mementingkan dunia dari pada akhiratnya yang menhanyutkan nilai
eksistensi islam dalam peredaran zaman sekarang.
Pudarnya eksistensi dunia islam tersebut ditandai dengan
sedikitnya orang yang sholat dimasjid, sedikitnya orang-orang yang menghadiri
majlis-majlis ta’lim, turunnya minat membaca al-qur’an, orang-orang islam yang
jauh dari nilai keislaman dll. Kepudaran eksistensi dunia islam juga berdampak
dengan orang yang memegang dunia islam dengan teguh, seakan mereka
terpinggirkan oleh zaman, orang-orang yang berpegang teguh dengan dunia islam
semakin hari semakin sedikit sebab semakin hari semakin dikucilkan oleh
kemajuan zaman.
Semisal sedikitnya orang pada zaman ini bisa shalat tepat
waktu dan orang yang shalat dimasjd. Pada zaman sekarang ini shalat tepat waktu
adalah hal berat seakan-akan bila kita melakukan shalat tepat waktu kita akan
kehilngan waktu yang sangat banyak, padahal shalat itu cuma 5 menit paling
cepat selambat-lambatnyta 10-15 menit. Hal ini yang dapat menghilangkan
eksistensi dunia islam dengan menggampangkan hal yang fatal bagi kehidupan kita
nanti baik didunia maupun diakhirat.
Tidak hanya dalam hal shalat eksistensi dunia islam itu akan
pudar tetapi juga dalam hal yang lainnya juga sangat berpengaruh seperti minat
baca al-qur’an. Al-qur’an adalah kitab suci kita didalamnya terdapat perturan
yang mengatur kita unutk menggapai kebahagian dunia dan akhirat dan yang sudah
terbukti kebesarannya dimata dunia keilmuan banyak ilmuan masuk islam
disebabkan oleh ayat-ayat suci al-qur’an. Tapi sekarang juga malah banyak orang
yang malas membaca al-qur’an tidak hanya malas membaca bahkan
menginjak-injaknya secara tidak langsung. Dan hal ini juga yang memudarkan
eksistensi dunia islam.
Coba kita lihat dunia kita sekarang akibat pudarnya dunia
islam dalam zaman sekarang banyak kerusakan terjadi dalam berbagai aspek, mulai
dari lingkungan, moral, pendidikan, gaya hidup, dll. Maka dari itu sebaiknya
kita yang sekarang masih bisa menjaga ke eksistensian islamharuslah lebih dan
lebih lagi untuk menjaganya jangan sampai kita juga ikut pudar dari ke
eksiteinsian islam.
Untuk menjaga ke eksistensian ini biar tidak punah kita
haruslah lebih mendekatkan diri kepada Allah.SWT dengan melakukan apa yang
diperintahkan dan menjauhi apa yang dilarang-Nya dan terus belajar untuk kemajuan
umat dan terus berdakwah untuk kesadaran umat.
SAYA HARAP ADA KOMENTAR DAN TANGGAPAN DARI TULISAN SAYA INI
!!!!!...