BANU MUSA BERSAUDARA (ABAD KE 9)
TIGA
ILMUWAN BERSAUDARA
Banu musa bersaudara adalah 3 orang bersaudara yang
bernama.
1.
Abu Ja’far Muhammad ibn usa ibn Shakir, ahli fisika, geometri, teknik dan
astronomi.
2.
Ahmad bin Musa ibn Shakir, ahli teknik dan mekanik.
3.
AL-Hasan bin Musa ibn Shakir, ahli rekayasa dan geometri.
Ketiga nama diatas tersebut adalah putra dari
cendikiawan terkemukan abad ke-8, seorang ahil astrologi yang bekerja di
Khalifah al-Ma’mun di Irak, beliau bernama Musa bin Shakir.
Banu musa bersaudara adalah pengarang buku al-Hiyal (buku
alat-alat pintar). Buku ini berisikan 100 macam mesinm seperti: pengisi tangki
air otomatis, pengolahan logam, teknik tambang, lampu tambang, lampu landai,
lampu otomatis, tekanan diferensial dan masker gas.
Dalam bidang ilmu pengetahuan Banu bersaudara banyak menemukan
dan menuliskan dalam beberapa bidang ilmu pengetahuan, diantaranya :
- Dalam bidang pertambangan Banu bersaudara menulis kitab al-Hiyal yang mana
kitab tersebut membahas tentang teknik survei dan pembuatan tambang bawah
tanah.
-
Dalam bidang arsitektur mereka bertiga menciptakan pembuatan air mancur,
kincir angin, system kanal bawah tanah yang terkenal seperti di Belanda.
-
Dalam bidang matematika dan geometri. Banu bersaudara menuliskan cara
menghitung luas serta volume, menggunakan rumus matematika.
-
Dan masih banyak lagi.
Kitab al-Hiyal atau Kitab Perangkat Mekanik
memberikan warisan kepada perkembangan teknik dan arsitektur dalam dunia islam.
Penemuan cara pembuatan air mancur oleh Banu Musa bersaudara memberikan sumbangan
bagi kemajuan arsitektur. Dan air mancur juga sekarang menjadi tren dalam dunia
modern untuk mempercantik tatanan ruangan baik rumah, masjid, istana, dll.
0 komentar:
Posting Komentar